Minggu, 26 Oktober 2025

CUAN FROM TIME

Shalom Pemirsa!! Waktu terus berjalan dan lewat, tidak kembali lagi. Pak pendeta tulis *"berjalan"*, karena kata "berputar" berarti bisa kembali lagi😇. 
Seiring waktu yang terus berjalan, maka umur manusia juga bertambah. Umur anak bertambah tubuhnya bertambah kuat dan kemudian bertambah dewasa. Beda halnya dengan orang dewasa. Saat umur orang dewasa bertambah tubuhnya biasanya semakin lemah, semakin menua cepat lelah. Walau demikian orang yang menua dihimbau beraktifitas terus, tidak banyak berdiam diri. Firman Tuhan berkata supaya setiap orang, termasuk orang yang sudah tua hidup bijaksana. Umur yang tua bukan alasan untuk berdiam diri melainkan melatih tulang tulang supaya tetap elastis dan kuat. Mumpung masih ada umur semua harus bergerak, harus bekerja. Urusan hasil besar atau hasil kurang besar tidak menjadi pertimbangan utama, yang penting berusaha dan Tuhan dimuliakan. Orang berketerampilan tinggi biasanya mendapat hasil yang tinggi. Artinya hasil yang diterima orang berbeda beda, dan itu wajar. Yang berpenghasilan tinggi bersyukur dan berbagi. Tuhan melarang serakah. Yang berpenghasilan pas pasan bersyukur juga sambil terus berjuang. Dilarang iri dan cemburu. Firman Tuhan berkata di Efesus 5:15-17: Karena itu, perhatikanlah dengan *saksama, bagaimana kamu hidup*, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif, dan *pergunakanlah waktu yang ada*, karena hari-hari ini adalah jahat.  
*Sebab itu janganlah kamu bodoh*, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan. 
Setiap orang percaya mengisi setiap waktu. Waktu sangat berharga. Orang arif atau orang bebal dikenal dari sikapnya terhadap waktu. Orang muda dilarang buang buang waktu, orang yang berusia tua dilarang menangisi waktu yang sudah berlalu. Gbu selalu

Jumat, 03 Oktober 2025

Glory

Shalom, selamat Pagi. Firman Tuhan:  
*Sebab, barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan*.  
Roma 10:13
Sungguh indah dan beruntung menjadi umat Tuhan Yesus Kristus. Kuasanya menopang kita, kasih dan kesetiaan-Nya melingkupi kita. DIA tidak terlihat tetapi Hadir. Maha Tinggi tetapi sangat dekat. Maha Besar tetapi Maha sayang. Maha Kuasa tetapi Adil. Maha Adil tetapi sangat pengertian. DIA selalu memberi umat-Nya kesanggupan untuk meraih setiap keinginan baik. Sebab itu maju terus didalam Tuhan. Relakan dirimu diperalat Tuhan. Dengan demikian engkau akan selalu sanggup berkata seperti Daud berkata ”Sesungguhnya, *Allah adalah penolongku; jmTuhanlah yang menopang aku.”* Mazmur54:6
Puji Tuhan, saudara dan saya adalah jemaat yang beribadah hanya untuk memuliakan nama-Nya. Sebab itu mari selaraskan pikiran, sesuaikan perilaku dengan ajaran-Nya. Kita bangun terus iman dan kita lepaskan kata berkat. Mudah mudahan orang lain ikut beriman dan ikut menikmati hidup yg lebih baik. Amin. Selamat hari Sabtu. Gbu selalu

Rabu, 01 Oktober 2025

JEMBATAN TERTINGGI

Lidah, bentuknya mungil ukuran mini fungsinya maxi. Lincah berkelit tidak mudah tergigit. Oleh lidah, kita mengecap dan berucap. Dengan lidah orang berhasil atau defisit. Dengan lidah orang Kristen memuji Tuhan, dengan lidah pula menghujat sesame ciptaan Tuhan. Melalui lidah orang Kristen membangun persekutuan dan dengan lidah itu pula persekutuan dikacaukan. Lidah itu tajam, bahkan lebih tajam dari pedang. Mudah terhujam, menimbulkan luka dan sakit di hati. Lidah itu penting sekaligus berbahaya. Sebab itu setiap orang percaya harus sungguh-sungguh mengawasi lidahnya dan mengendalikannya. Cara mengendalikan lidah dan membuat lidah supaya selalu jadi berkat adalah menjadi orang benar, yakni punya hati yang sudah dibarui Rohkudus. Tanda orang yang sudah dibarui Rohkudus adalah suka memperkatakan firman. Firman Tuhan menjadi focus percakapan, menjadi materi ngerumpi. Tuhan dimuliakan mujizat terjadi: Menjadi obat yang manjur saat sakit. Menjadi suluh saat gelap. Menjadi sumber semangat saat lemah. Menjadi kompas ajaib saat tersesat. Menjadi tongkat saat engkau goyah.... Pokoke Mantull😎 Mantap betul😇 *Amsal 10:20, bersabda*: Lidah orang benar seperti perak pilihan, tetapi pikiran orang fasik sedikit nilainya. 
*Gbu selalu*