Sabtu, 17 Januari 2026

KASIH LOVE HOLONG

Shalom, Selamat hari Minggu, Selamat Pagi!! Firman Tuhan:
"Di dalam kasih tidak ada ketakutan: kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan; sebab ketakutan mengandung hukuman dan barangsiapa takut, ia tidak sempurna di dalam kasih". (1 Yohanes 4:18).
Saudara, satu satunya cara menikmati hidup adalah ketika menyadari betapa besarnya kasih Allah kemudian hidup didalam kasih Allah tersebut. Hidup di dalam kasih Allah itu paling tidak menumbuhkan tiga hal besar. Yaitu: Pertama,  membuat saya dan saudara akan selalu melihat hidup ini dari sudut pandang baru yaitu sudut pandang Tuhan. Memandang setiap orang sebagai rekan berjalan bukan sebagai alat mencapai tujuan. Memandang pekerjaan-bisnis BUKAN hanya sebagai sumber cuan dan untung melainkan juga *sebagai ladang kesaksian*.
Kedua, akan mengalami sebuah kebebasan unik yang dari Allah. Dimana setiap kebebasan harus disertai dengan tanggungjawab. Kasih dan keadilan Allah sejalan. Kasih-Nya akan selalu mendorong saya dan saudara memikirkan akibat dari setiap kebebasan yang aku lakukan. Keadilan-Nya sebagai warning hukum yang pasti aku terima. Sebuah sikap hidup yang sesuai dengan kebenaran-Nya. 
Ketiga, hidupmu dan hidupku akan menjadi hidup yng berkelimpahan karena bebas dari rasa takut. Salah satu arti bebas dari rasa takut adalah mengantisifasi segala sesuatu termasuk sesuatu yang menakutkan dengan banyak menabur kasih. Semakin besar kasih ditabur semakin besar  kemenangan kita dapatkan. Kasih yang selalu tertabur dampaknya sungguh hebat:  Saat saya dan saudara berhadapan dengan situasi yang tidak bersahabat, secara otomatis perisai ajaib bekerja menaungi kita, haleluya.  Kemuliaan dan kuasa Allah melingkupi saya dan saudara, Amin!. Inilah rahasia dibalik "kasih Allah", kasih tanpa pamrih, kasih kristiani. Gereja yang benar adalah gereja dimana Kasih tumbuh-kembang. Itukah fundasi visi yang sesuai dengan Visi Tuhan Yesus Kristus. Teruslah membangun diatas fondasi visi tersebut, jangan kemana mana😇
Saudara, lanjutkan percayamu kepada Tuhan Yesus Kristus. DIA adalah Allah Yang Mahakuasa Pencipta Langit dan Semesta. Hidupi kasih-Nya karena hidup di dalam kasih Allah adalah bukti penyembahanmu. *Berbahasa roh itu Alkitabiah apalagi berbahasa kasih*👍🏼 Jiwamu tenang dan happy. Wajahmu berseri walau tanpa make up tujuh lapis sebab tabir suria alami tercurah membalut kulitmu, haleluya😊. Majorem gloriam dei. Amen. Gbu selalu

Rabu, 14 Januari 2026

Untung

Shalom selamat pagi!! Sungguh beruntung jadi umat Tuhan Yesus Kristus, terutama jika terus bertumbuh sesuai rencana-Nya. Pertumbuhan rohani membawa seseorang kepada status jadi pribadi yang "berasal dari Allah" dan memiliki pengalaman "melihat Allah". *'Berasal dari Allah' merupakan status impian manusia*.  Dan *'melihat Allah' merupakan sebuah moment impian seorang percaya*. 
Ternyata Status dan moment ajaib tersebut bisa dialami seseorang yang melakukan sesuatu yang mulia terhadap sesamanya. Demikianlah firman Allah, di kitab 3Yohanes 1:11: "Saudaraku yang kekasih, janganlah meniru yang jahat, melainkan yang baik. Barangsiapa berbuat baik, ia berasal dari Allah, tetapi barangsiapa berbuat jahat, ia tidak pernah melihat Allah".

Meniru yang baik dengan melakukannya adalah kuncinya. Berkat dan kasih merupakan kumpulan salery yang dinikmati dan disalurkan orang yang "berasal dari Allah" tersebut. Dia dberkati dan menjadi berkat besar. Haleluya. Mengalami mujizat dan menyatakan mujizat merupakan arti 'melihat Allah'. Pengalaman rohaninya selaras dengan pembaruan budinya. Dia membangun orang yang mulai lemah dan mendorong maju orang yang sudah mau menyerah. Dia sangat faham apa artinya jadi berkat!! Dia mengerti posisinya saat mendengar saudaranya diomongin buruk. Dia sangat mengetahui perbedaan yang  benar dan yang jahat.
Ngomong jelek tentang orang lain adalah salah satu contoh "yang jahat" yang harus ditinggalkan atau dibuang. Kikir dan masa bodoh adalah contoh perbuatan jahat penghambat "melihat Allah". 
Memang betul, jika semakin giat beribadah seharusnya mendorong saya dan saudara selalu meniru yang baik.
Dan jika semakin giat melayani seharusnya mendorong saya dan saudara bersemangat melakukan yang baik. Ada amin saudara😊? Haleluya, Gbu selalu

Rabu, 07 Januari 2026

Cuan

Shalom, Selamat Pagi!!
Hari hari yang akan datang, yaitu hari hari yang akan kita jalani bisa saja tidak semulus yang kita harapkan. Mungkin berlimpah hambatan, banyak godaan dan penuh dengan persaingan. Namun walau demikian penyertaan Tuhan itu mulus tidak terhambat apapun. Untuk setiap orang yang percaya, Kasih kuasa dan berkat-Nya merupakan bagian dari kehadiran-Nya. Bagaimana kita harus bersikap meresfoni kebenaran ini? Mudah saja!! Tuhan hanya menuntut integritas👍. *Perkataan dan tindakan selaras, sinkron, sejalan, sejajar*. 
Jika mengaku sebagai orang percaya, maka pengakuanmu itu wajib nampak melalui tindakan, itu saja!! Firman Tuhan berkata di Ulangan 23:23: "Apa yang keluar dari bibirmu haruslah kaulakukan dengan setia, sebab dengan sukarela kaunazarkan kepada TUHAN, Allahmu, sesuatu yang kaukatakan dengan mulutmu sendiri."
Musim punya siklus. Setiap siklus punya warna tersendiri. Disana manusia bergerak, beraktivitas. Tuhan berdaulat atas semesta, atas musim dan siklus. DIA yang mengatur dan yang berkuasa atas segala sesuatu. Karena saya dan saudara merupakan umat Tuhan, hamba Tuhan, anak Tuhan, maka dengan yakin kita berkata: 🎹"Tenanglah kini hatiku, Tuhan menuntun langkahku. Disaat tindak dan kerja tetap kurasa tangan-Nya"🎼 
Jika  iman tampak saat berperilaku, tuntunan Tuhan ada bersama kita. Haleluya, Gbu selalu

Jumat, 02 Januari 2026

Untung

SUMBER HIDUP Amos 5:6. *Carilah TUHAN, maka kamu akan hidup,....*.  Salah satu bentuk "mencari Tuhan" ialah *berdoa*
Setiap orang beragama harus berdoa karena berdoa merupakan salah satu tanda percaya Tuhan. Berdoa itu mudah tetapi sulit. Mudah karena do'a itu berkata kata bahkan boleh juga tanpa kata. 
Sulit karena harus bebas dosa dan harus yakin kepada Tuhan. Sebagai hamba Tuhan dan sebagai gembala saya wajib berdoa. Terutama berdoa utk jemaat, berdoa untuk teman, berdoa untuk lingkungan dekat, untuk lingkungan jauh, untuk pemerintah dan untuk gereja supaya siap menuai ladang yang sudah menguning. 
*Banyak berdoa banyak manfaat*.  Nabi Amos menyebut berdoa sebagai sumber hidup. *Mengapa berdo'a sebagai sumber hidup?* Karena jika berdoa berarti menghampiri DIA Sang Pemberi hidup. *Berdoa merupakan sebuah deklarasi seorang pribadi, bahwa melekat kepada Tuhan merupakan sumber hidupku* Berdo'a adalah indikator rohani yang hidup dan membuat Iman semakin hidup dan teguh. Saat roh dan iman seseorang hidup maka hatinya gembira mukanya bercahaya😇. Jika muka bercahaya, orang lain senang, rezekinyapun  berkembang, dengan menarik rezeki berikutnya. Haleluya. *Sudah berdoa belum?* Amin. Tuhan Yesus memberkati saudara dan saya.

Selasa, 30 Desember 2025

Tri warna

Shalom selamat hari Rabu, hari terakhir di Tahun 2025. Terpujilah Tuhan Yesus Kristus yang karena anugerah-Nya menghantar kita tiba dihari ini, hari Rabu terakhir tahun '25. Wajiblah kita bersyukur!! Menurut ayat firman ini tertulis beberapa bentuk bersyukur tersebut, yaitu "mencari Tuhan". Arti mencari Tuhan ialah mengambil keputusan untuk selalu menyembah dan mengikut Tuhan. Bentuk bersyukur selanjutnya ialah mengingat mujizat yang sudah Tuhan karuniakan. Dimana oleh-Nya saya dan saudara ada sampai hari ini, sehat dan penuh berkat. Firman-Nya berkata:
"Carilah TUHAN dan kekuatan-Nya, carilah wajah-Nya selalu! 
Ingatlah perbuatan-perbuatan ajaib yang dilakukan-Nya, mujizat-mujizat-Nya dan penghukuman-penghukuman yang diucapkan-Nya," (1Tawarikh 16:11-12)
Jika diibaratkan warna, kehidupan dan keadaan sepanjang Tahun '25 ini adalah Tahun warna warni. Jika diibaratkan jalan, Tahun ini adalah Tahun bagai jalan penuh liku, terjal penuh rintangan penuh bahaya. Tetapi puji Tuhan haleluya, oleh anugera-Nya kita selamat....!!!
Semoga di Tahun depan warna yang kita alami cukup tiga warna saja. Warna putih, selalu hidup suci. Warna ungu, selalu mengagungkan Tuhan Yesus Kristus. Warna merah, selalu menunjukkan keberanian bertindak didalam iman. 
Tuhan kita adalah Sang Jalan, maka asal terus melangkah didalam kasih dan kuasa Tuhan Yesus Kristus, maka jalan yang akan kita tempuh adalah jalan yang lapang, berliku tetapi indah sekaligus terang benderang. Jalan yang memastikan saya dan saudara tiba ditujuan akhir. Terpujilah Tuhan, Haleluya. Gbu selalu

Jumat, 05 Desember 2025

BELAJAR DARI PEDAGANG

"Dalam segala perkara Tuhan mempunyai rencana" demikian pujangga bertitah. Saya katakan "amin!!" Walau demikian bukan berarti saya hanya berpangku tangan. Tugas kita sebagai umat Tuhan harus selalu benar, kreatif dan berdayatahan. Sedia payung sebelum hujan supaya terus berjalan dan tiba tepat waktu ditujuan. Saat badai menderu kita berhitung, kalkulasi daya tahan dan memeriksa perlengkapan. Saat terasa sudah lebih aman kita teruskan berjalan, saat badai terasa lebih hebat dan mengancam tak ada salahnya berhenti sejenak, sikap seperti itu beriman juga. Itu namanya kreatif bukan dosa. Sebab jika berbuat sesuatu setelah kondisi sempurna, itu keliru karena situasi seperti itu tidak akan pernah terjadi. Kondisi tak pernah menunggu. Kita yang harus bergerak ditengah fluktuasi kondisi. 
Bagaimana kita bersikap ditengah kondisi yang suka berubah?. Paling tidak, ada empat sikap yang perlu kita biasakan, yaitu: Pertama, Pastikan tujuan sebelum berjalan. Jika berjalan tanpa tujuan akan cenderung ikut ikutan, atau berputar putar. Jika sekedar ikut2an hasilnya pasti mini dan segera berhenti, rugi. 
Kedua, usahakan selalu melihat ke depan. Ada apa didepan? Bagaimana situasinya? Apa yang perlu saya persiapkan untuk bertahan? Itu yang disebut melihat kedepan. Dilarang lihat kebelakang. Yang sudah di belakang, yang sudah terjadi cukup kita buat sebagai pelajaran dan kenangan. Ketiga, kita perlu membuat rencana. Yang lebih detail, yang murni, yang baik yang benar, yang suci dan yang bisa jadi berkat. Keempat, kita perlu bertindak dengan cepat tidak tunda tunda. Jangan lihat sikap orang, jangan lihat tantangannya. Tetapi lihat Tuhan dengan jaminan kuasa dan penyertaan-Nya. Firman Tuhan berkata: *“Siapa senantiasa memperhatikan angin tidak akan menabur; dan siapa senantiasa melihat awan tidak akan menuai"* (Pengkhotbah 11:4) 
Angin itu suka berubah. Kadang sepo sepoi nyaman membuat ngantuk menggoda untk tidur, hati-hati. Angin Kadang menderu kencang yang membuat kita harus berpegangan, waspada ekstra. Kadang angin berhembus kekiri berhembus kekanan atau berputar tidak tentu arah bahkan jadi tornado, suka sukanya angin😃🤣 pasrah bae😊 Demikian juga dengan awan, suka berubah. Kadang tebal kadang tipis. Kadang berwarna putih enak dipandang pengin pegang dan genggam. Tetapi juga suka berwarna hitam tebal, jadi gelap membuat jangkauan pandangan tak panjang. Butuh cahaya butuh terang besar. Angin dan awan itu hampa bobot tak tertimbang. Jadi kenapa harus diperhitungkan?😇 Pandanglah Tuhan, dengarlah suaranya dan ikutilah tuntunan-Nya. Engkau akan berkata "luarbiasa" dan akupun berseru "Haleluuuuyaaa"😇😇😇😂😂, horass. Gbu selalu

Minggu, 26 Oktober 2025

CUAN FROM TIME

Shalom Pemirsa!! Waktu terus berjalan dan lewat, tidak kembali lagi. Pak pendeta tulis *"berjalan"*, karena kata "berputar" berarti bisa kembali lagi😇. 
Seiring waktu yang terus berjalan, maka umur manusia juga bertambah. Umur anak bertambah tubuhnya bertambah kuat dan kemudian bertambah dewasa. Beda halnya dengan orang dewasa. Saat umur orang dewasa bertambah tubuhnya biasanya semakin lemah, semakin menua cepat lelah. Walau demikian orang yang menua dihimbau beraktifitas terus, tidak banyak berdiam diri. Firman Tuhan berkata supaya setiap orang, termasuk orang yang sudah tua hidup bijaksana. Umur yang tua bukan alasan untuk berdiam diri melainkan melatih tulang tulang supaya tetap elastis dan kuat. Mumpung masih ada umur semua harus bergerak, harus bekerja. Urusan hasil besar atau hasil kurang besar tidak menjadi pertimbangan utama, yang penting berusaha dan Tuhan dimuliakan. Orang berketerampilan tinggi biasanya mendapat hasil yang tinggi. Artinya hasil yang diterima orang berbeda beda, dan itu wajar. Yang berpenghasilan tinggi bersyukur dan berbagi. Tuhan melarang serakah. Yang berpenghasilan pas pasan bersyukur juga sambil terus berjuang. Dilarang iri dan cemburu. Firman Tuhan berkata di Efesus 5:15-17: Karena itu, perhatikanlah dengan *saksama, bagaimana kamu hidup*, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif, dan *pergunakanlah waktu yang ada*, karena hari-hari ini adalah jahat.  
*Sebab itu janganlah kamu bodoh*, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan. 
Setiap orang percaya mengisi setiap waktu. Waktu sangat berharga. Orang arif atau orang bebal dikenal dari sikapnya terhadap waktu. Orang muda dilarang buang buang waktu, orang yang berusia tua dilarang menangisi waktu yang sudah berlalu. Gbu selalu