Minggu, 21 September 2025

FULL BLESSING

Kolose 2:6-15
Kamu telah menerima Kristus Yesus, Tuhan kita. Karena itu hendaklah hidupmu tetap didalam Dia (ay 7)
Kalau saudara saat ini tidak dapat melihat peluang di tengah persaingan jangan engkau hilang kesabaran. Pejamkanlah mata sebutlah nama Tuhan. Berdiamlah di dalam keheningan dan tunggulah lawatan Tuhan. Tak usah engkau bingung seperti orang kebanyakan. Tidak usah pula engkau tunggang-langgang seperti org yg dikejar setan. Tetaplah tenang, kuasailah keadaan. Pejamkanlah matamu sejenak dan serukan nama Tuhan, maka engkau akan menerima pencerahan serta jalan kemenangan, Percayalah!! (Ibr 11:6).
Untuk menikmati semua itu, Tuhan menghendaki untuk selalu mengingat dua hal, yaitu:
Pertama, setiap orang dipanggil mengenali diri dan potensi yang di miliki. Selalu tajam melihat kesempatan dan cermat memperhatikan  keadaan sambil terus mengadakan persiapan. Jangan engkau takut berlebihan seperti orang yang tidak beriman, melainkan takutlah hanya kepada Tuhan dengan mengandalkan kekuatan kuasa-Nya. Ingatlah, Tuhan senantiasa menggenapi rencananya buatmu dan buat keluargamu, jangan kau ragukan itu. Saudara hanya perlu menunjukkan totalitas terhadap aktifitas yang dipercayakan. Dan membangun kompetensi sebagai anak Tuhan. Persiapan yang matang dan cerdas melihat peluang akan membuat engkau menjadi pemenang, Percayalah.......!!
Kedua, Setiap orang dipanggil mengarahkan pandangan ke atas, ketempat Tuhan yang berjanji. Tidak perlu memandang kekanan dan memandang kekiri. Perbuatan seperti itu dapat membuatmu kehilangan percaya diri. Ketahuilah, hanya Allah yang Mahasuci yang memberi jalan saat keadaan semakin tidak terkendali. Ia juga yang menjadi sumber inspirasi untuk menyingkapkan bagimu segala bentuk misteri (Jeremia 31:3)
Saudara yang dikasihi Tuhan, tidak baik jika hidup tinggi hati, sifat seperti itu Tuhan paling anti. Jangan seperti ayam jago yang mengepakkan sayap seakan satria yang tak tertandingi dan yang mengira hari pagi merekah karena andilnya sendiri. Tetapi jadilah pewarta iman seperti ayam jago mewartakan pagi hari. Jika demikian engkau lakukan, niscaya kamu dan keluargamu bersukacita setiap hari, percayalah !!

Keluarga yang diberkati adalah keluarga yang sepakat menabur kemurahan sebagai tanda bahwa saudara dan saudari menempatkan Tuhan sebagai kepala dirumah tanggamu (ayat 6). Karena kepenuhan Kristus ada didalam kita, maka kita pun harus sepenuh hati melakukan kehendak-Nya, Amin. Gbu selalu (Pendeta Haposan Hutapea)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar