Selasa, 24 Maret 2026

Beragam

Perenungan. Markus 2:1-12. 
Firman Tuhan berkata:
"Tetapi mereka tidak dapat membawanya kepada-Nya karena orang banyak itu, lalu mereka membuka atap yang di atas-Nya; sesudah terbuka mereka menurunkan tilam, tempat orang lumpuh itu terbaring" (Ayat 4).
Di Dalam nats ini, diseputar tempat Yesus berada, saya menemukan paling tidak empat kelompok orang, yaitu:
Kelompok pertama, Yesus dengan murid muridnya. Mereka sedang melayani banyak orang dengan mengajarkan injil, tulus dan menangis untuk jiwa jiwa. Keberadaan mereka mengundang banyak orang dengan motivasi yang beragam.
Kelompok kedua, orang orang farisi. Golongan orang yang percaya Allah sekaligus tokoh Agama pelaksana syariat agama Yahudi. Pembela dogma agama tetapi nihil esensi nilai nilai pesan agama. Berjubah rohani tetapi tidak rohani. Jubah mereka hanya sekedar alat utk dapat hormat umat. Datang hanya untuk menyelidiki ajaran Yesus untuk menunjuk kesalahan sekaligus menjatuhkan dakwa hukum.
Kelompok ketiga, penggembira, kelompok kerumunan. Hadir di persekutuan dengan tujuan ngambang. Hadirnya asal, ikut ikutan dengan motivasi masing masing, yang cenderung menyimpang. Kelihatanya rohani tetapi sesungguhnya hanya kerumunan, Kelompok ini merupakan kerumunan yang sering membuat silau pandangan. Jumlah kelompok ini banyak tetapi justeru menjadi penghalang orang datang kepada Tuhan. Kelompok selanjutnya adalah pejuang iman. Pemilik iman yang hidup. Orang yang dengar injil, percaya Yesus dan membawa orang kepada Yesus. Mereka terus maju walau jalan tertutup. Mereka melupakan eforia sesaat dan lebih memilih buah kekal, jiwa jiwa yang hidup.
Disekitar gereja empat kelompok ini sangat nyata. Dan kelompok kerumunan ini sangat dominan. Orang farisi tukang kritik, munafik selalu mencari cari kesalahan. Kelompok kerumunan tergantung arus, mudah terombang ambing warta angin. Anti taat suka kumat. Gemar berpangku tangan suka cari mujizat senang euforia sesaat. Mudah bertepuk tangan dan latah ucap “haleluya” namun hampa kesetiaan bahkan menertawakan kebenaran. Mereka hanya team penggembira tidak berakar di gereja, tetapi ada dimana mana😄. Dimana ada gula kerumunan pindah kesana. Semoga kelompok yang seperti ini segera berubah sebelum Tuhan Yesus datang menutup zaman. Semoga!!!! 
Tuhan memanggil setiap umat mengikuti kelompok keempat. Fokus kepada Yesus dan kepada jiwa jiwa. Setiakawan, kreatif dan rela berkorban. Beribadah dengan hati rindu, melayani dengan tulus hati. Taat otoritas, menjaga nama baik hamba Tuhan. Semangat cari nafkah, anti menyerah, kreatif saat langkah terhambat. Tuhan Yesus selalu setia kehadiran-Nya nyata, kasih dan kuasa-Nya sumber mujizat. Amin, Gbu selalu. Shalom…

Rabu, 11 Februari 2026

IMLEK YANG DIDAMBA

*Matius 4:19*  Yesus berkata kepada mereka: "Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia."
*Shalom...!!* Melaui nats ini saya menemukan Tiga panggilan kepada setiap orang yang rindu jadi murid Kristus dan memikmati berkat-Nya.  
Ketaatan pada ketiga panggilan tersebut akan diikituti infartasi  kuasa dan mujizat. Apakah ketiga panggilan yang dimaksud tersebut? Panggilan tersebut adalah: 
✅Panggilan Pertama, panggilan pertobatan, (*Mari*). Setiap orang yang ikut Tuhan dan ingin jadi pelayan Tuhan wajib bertobat, tanpa terkecuali. Apalagi yang sudah jadi orang Kristen. Tobat artinya akui dosa dan tinggalkan, maka semua clear. Firman Tuhan betkata: "jika kita mengaku dosa kita, maka IA setia dan adil sehingga IA mengampuni segala dosa kita dan menyucikan dari segala kejahatan.1Yoh 1:9. Bertobat itu penting dan sangat menentukan. Setelah bertobat lanjut ketahapan berikutnya.
✅Panggilan Kedua, Panggilan bersekutu (*ikutlah Aku*). Orang yang sudah berobat harus bertumbuh. Supaya bertumbuh harus bersekutu, intim dengan Tuhan. Saat teduh, ikut pemuridan, ikut doa bersama. Taat firman, aktif ibadah. Melihat, kemudian terlibat atau turun tangan. Ringan tangan mendukung kegiatan gereja. Hormat pimpinan taat aturan, Tuhan dipuji ditinggikan. Nyanyian "Haleluya" terus berkumandang.
✅Panggilan ketiga, Panggilan Melayani (*Penjala manusia*) Semua orang Kristen dipanggil jadi penjala manusia, jadi saksi. Jadi anggota jemaat yang Aktif bukan yang fasif. Dengan apa kita menjala?  Melalui teladan disegala temat. Di bisnis jadi teladan. Di kantor jadi teladan. Ethos kerja jadi teladan. Bertetangga jadi teladan. Yang suka ngerumpi omongin tetangga ditinggalkan saja. Di gereja jadi teladan. Sifat yang suka omongin gembala atau ngomongin pengerja tinggalkan saja. Jika boleh, sifat seperti itu dibuang kelaut supaya nggak balik lagi🙂. Bukankah kamu selalu didoakan? Bukankah kamu selalu diberkati? Kok masih ngomongin jelek? Itu namanya Terlaluuuu!!!. Air susu harus dibalas dengan air madu 😘 bukan dengan air tuba. Doa itu apalagi 'doa berkat' jauuuuuh melebihi air susu. Sebaliknya ngomongin jelek pengerja dan gembala jauuuuh lebih pahit dari air tuba. Berubahlah!! Saudara, saat saya dan saudara melayani maka berkat besar di pihak kita. Hak kita tersebut adalah: disertai kemana saja dan sampai akhir zaman. Matius 28:20. Selanjutnya, Kuasa Rohkudus berkarya melalui kita, Kisah 1:8. Kemudian kekuatan yang selalu baru dan luarbiasa menopang kita, haleluya. Filipi 4:13. Sungguh hebat rancangan Tuhan Yesus Kristus. Kita diberkati supaya jadi berkat. *Bertobat, Bersekutu dan Melayani tiga serangkai utuh bagai rantai*. 
Untuk kita yang melayani, hati hati. Muliakan dan hormati selalu Altar Tuhan. Altar gereja adalah simbol Ruang Maha Kudus. Altar gereja bukan panggung duniawi, melainkan zona suci. Semakin banyak jadwal dirimu naik di altar suci, sikap hormat harus ditunjukkan, hidup harus semakin suci. Pengalaman menunjukkan semua yang sudah biasa di lakukan akan terasa jadi biasa biasa, resfecknya hilang kemudian jatuh. Hati hati!!!Semangat dan waspada!! 
Gbu selalu. 




Boleh dishre kejemaat masing-masing😇😇

Minggu, 08 Februari 2026

KONGLOMERAT

Shalom, selamat hari Jum'at!! Saudara bekerja keras luarbiasa, giat hidup hemat ketat, menabung dengan tekun, invest dengan berjerih payah, tetapi tiba2 semua berkurang drastiss, bocor bahkan habis tiada bekas? Jika pernah biarkanlah, tidak perlu lagi disesali. Masih sedia waktu bertobat berdoa dan berjuang supaya tidak terjadi lagi. Firman Tuhan hari ini memberi pencerahan yang dahsyaaat. Mari kita camkan bersama: jika hanya membawa atau memberi persembahan persepuluhan ternyata itu belum memberikan apa apa. Karena tindakan memberi persembahan persepuluhan itu hanya baru tahap *mengembalikan* milik Tuhan. Namun walau demikian kepada orang atau keluarga yang taat mengembalikan persepuluhan, disebut Tuhan sebagai orang atau keluarga yang taat dan jujur. Sebaliknya Tuhan menyebut "penipu" kepada orang yang tidak membawa persembahan persepuluhan tersebut. Menurut KBBI arti menipu ialah "perbuatan tidak jujur, curang, atau bohong yang dilakukan untuk mengecoh, menyesatkan demi keuntungan diri sendiri". Dalam kuhap sudah termasuk pidana pasal 378, sementara dihadapan Tuhan merupakan perbuatan dosa. 
Tuhan berfirman di kitab Maleakhi 3:8-10: "Kamu telah kena kutuk, tetapi kamu masih menipu Aku, ya kamu seluruh bangsa!"(ayat 9)
Mengapa Tuhan Bersabda begitu keras dan lugas tentang hal persepuluhan tersebut? Ada empat tujuan Tuhan dibalik perintah tersebut, yaitu: Pertama, supaya jemaat menjadi pribadi atau keluarga yang diberkati, bukan sebagai penerima kutuk.
Kedua, supaya setiap pribadi atau keluarga dilindungi dari pengeluaran tidak terduga, dari roh boros dan dijauhkan dari scamming atau komplotan penipu digital. 
Ketiga, supaya terkenal sebagai pribadi atau keluarga yang berbahagia. Mengapa jadi berbahagia? Karena mereka rukun, hatinya damai dan miliknya utuh bahkan bertambah-tambah, berhasil.
Keempat, karena kelangsungan pekerjaan Tuhan didunia ini melalui gereja-Nya harus berhasil serta tuntas. Tuhan berfirman di kitab 2Tawarikh 31:2-21(TB):  Segera setelah perintah ini tersiar, orang Israel membawa dalam jumlah yang besar hasil pertama dari pada gandum, anggur, minyak, madu dan segala macam hasil bumi. Mereka membawa juga persembahan persepuluhan dari segala sesuatu dalam jumlah yang besar. 
Demikianlah perbuatan Hizkia di seluruh Yehuda. Ia melakukan apa yang baik, apa yang jujur, dan apa yang benar di hadapan TUHAN, Allahnya. 
Dalam setiap usaha yang dimulainya untuk pelayanannya terhadap rumah Allah, dan untuk pelaksanaan Taurat dan perintah Allah, ia mencari Allahnya. Semuanya dilakukannya dengan segenap hati, sehingga segala usahanya berhasil. (Ayat 5,20-21). Mengembalikan milik Tuhan melalui persembahan persepuluhan dampaknya sangat luarbiasa. Dampaknya terjadi karena ketaatan jemaat pada firman Tuhan yang tertulis dikitab suci bukan karena besar kecilnya uang yang dikembalikan. Karena adalah fakta bahwa jumlah uang yang Tuhan titipkan kepada setiap jemaat itu berbeda beda. Namun saat dikembalikan dengan taat dan setia semua menerima berkat yang sama dan sangat luar biasa. Haleluyah. Pendeta yang mengajarkan dan mendorong sidang jemaatnya mengembalikan milik Tuhan adalah pendeta yang cinta kepada jemaat. Pendeta yang ingin melihat setiap anggota jemaat berhasil dan berbahagia. Haleluya. Mari kita penuhi rumah Tuhan Aletheia penuh makanan seperti di zaman Hizkia. Taat setia dan jujur, haleluya..... Gbu selalu

Covenant

Mengapa Tuhan yang kita kenal dan kita sembah didalam nama Tuhan Yesus Kristus di sebut sebagai Allah Abraham, Ishak dan Yakub (Israel)? Jawabnya adalah karena Allah itu menyampaikan janji ke Abraham dan anak dan cucunya dan setia  menggenapi tersebut. DIA adalah Allah yang berjanji sekaligus Allah yang menggenapi.  1Tawarikh 29:18. Ya TUHAN, Allah Abraham, Ishak dan Israel, bapa-bapa kami, peliharalah untuk selama-lamanya kecenderungan hati umat-Mu yang demikian ini dan tetaplah tujukan hati mereka kepada-Mu. 
Jemaat Aletheia yang diberkati Tuhan. Dengarkan janji Tuhan dan percayai, DIA akan menggenapi. Sabar menunggu seperti Abraham, tetap yakin  seperti Ishak dan tetap teguh disegala keadaan seperti Yakub. Ingatlah selalu, beribadah kepada Tuhan Yesus Kristus berkatmu besar. Gbu selalu

Kamis, 29 Januari 2026

PIKIRAN SUCI

Shalom, selamat pagi!! Firman Tuhan: 
"Dengan hikmat rumah didirikan, dengan kepandaian itu ditegakkan, dan dengan pengertian kamar-kamar diisi dengan bermacam-macam harta benda yang berharga dan menarik". (Amsal 24:3-4.) 
Ada empat berkat chusus diberikan kepada setiap pribadi yang melekat kepada Tuhan Yang Maha Tinggi, yaitu Hikmat, kepandaian, pengertian dan passion atau semangat untuk mencari nafkah. Ke empat berkat chusus tersebut berguna untuk mendirikan rumah, untuk menegagkan rumah serta untuk mencari barang berharga sebaga isi kamar rumah. Mengapa harus rumah? Apa kaitannya dengan hikmat? Saudara, rumah bukan sekedar tempat berteduh atau sekedar tempat tinggal. Tetapi lebih dari pada itu. Rumah adalah tempat berkumpul, tempat berinteraksi, dan tempat membangun hubungan hubungan. Rumah adalah tempat pertama dimana orang belajar memberi atau menerima. Rumah adalah tempat pemenuhan kebutuhan fisiologis, psikologis dan ekonomis. Rumah adalah tempat orang pertama kali merasakan dicintai dan mencintai. Merasakan memiliki dan dimiliki. Merasakan kesadaran punya hak dan kesadaran akan kewajiban. Peran rumah untuk perkembangan kepribadian orang sangat menentukan. Itulah alasan mengapa Tuhan yang harus jadi Arsitek Utama membangun rumah. Untuk apa rumah dibangun, dari mana uang membangun, siapa yang akan tinggal dirumah dan apa yang dilakukan didalamnya, semuanya harus sesuai firman Tuhan. Kemudian kamar bukan hanya sekedar tempat untuk tidur atau sebuah tempat relaksasi, tetapi juga sebagai ruang meditasi pribadi sekaligus sebagai tempat evaluasi aksi disepanjang hari yang dilalui. Di kamar dengan refleksi diri yang santai setiap pribadi merancang strategi mewujudkan nilai nilai kristiani sebagai fundasi interaksi sekaligus membingkai aksi dan strategi mencapai mimpi. Semuanya itu di kaji kembali dikamar yang damai. Sari hasil kaji jadi cahaya yang meneduhkan hati, mengukir damai penghantar lelap dalam buai indahnya mimpi sampai terjaga kembali di pagi segar tersapa mentari pagi. Canang suci dengan senandung puji mereproduksi energi untuk menjadi saksi yang berkilau dalam aktivitas disepanjang hari. 
Saudara, betapa dahsyat dampak hikmat dari Tuhan. Sungguh beruntung saya dan saudara menjadi seorang pribadi yang selalu melekat dengan Tuhan dan yang selalu mendukung gereja-Nya. Maju terus jadi orang yang baik hati, Haleluya, Gbu selalu. Shalom

Sabtu, 17 Januari 2026

KASIH LOVE HOLONG

Shalom, Selamat hari Minggu, Selamat Pagi!! Firman Tuhan:
"Di dalam kasih tidak ada ketakutan: kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan; sebab ketakutan mengandung hukuman dan barangsiapa takut, ia tidak sempurna di dalam kasih". (1 Yohanes 4:18).
Saudara, satu satunya cara menikmati hidup adalah ketika menyadari betapa besarnya kasih Allah kemudian hidup didalam kasih Allah tersebut. Hidup di dalam kasih Allah itu paling tidak menumbuhkan tiga hal besar. Yaitu: Pertama,  membuat saya dan saudara akan selalu melihat hidup ini dari sudut pandang baru yaitu sudut pandang Tuhan. Memandang setiap orang sebagai rekan berjalan bukan sebagai alat mencapai tujuan. Memandang pekerjaan-bisnis BUKAN hanya sebagai sumber cuan dan untung melainkan juga *sebagai ladang kesaksian*.
Kedua, akan mengalami sebuah kebebasan unik yang dari Allah. Dimana setiap kebebasan harus disertai dengan tanggungjawab. Kasih dan keadilan Allah sejalan. Kasih-Nya akan selalu mendorong saya dan saudara memikirkan akibat dari setiap kebebasan yang aku lakukan. Keadilan-Nya sebagai warning hukum yang pasti aku terima. Sebuah sikap hidup yang sesuai dengan kebenaran-Nya. 
Ketiga, hidupmu dan hidupku akan menjadi hidup yng berkelimpahan karena bebas dari rasa takut. Salah satu arti bebas dari rasa takut adalah mengantisifasi segala sesuatu termasuk sesuatu yang menakutkan dengan banyak menabur kasih. Semakin besar kasih ditabur semakin besar  kemenangan kita dapatkan. Kasih yang selalu tertabur dampaknya sungguh hebat:  Saat saya dan saudara berhadapan dengan situasi yang tidak bersahabat, secara otomatis perisai ajaib bekerja menaungi kita, haleluya.  Kemuliaan dan kuasa Allah melingkupi saya dan saudara, Amin!. Inilah rahasia dibalik "kasih Allah", kasih tanpa pamrih, kasih kristiani. Gereja yang benar adalah gereja dimana Kasih tumbuh-kembang. Itukah fundasi visi yang sesuai dengan Visi Tuhan Yesus Kristus. Teruslah membangun diatas fondasi visi tersebut, jangan kemana mana😇
Saudara, lanjutkan percayamu kepada Tuhan Yesus Kristus. DIA adalah Allah Yang Mahakuasa Pencipta Langit dan Semesta. Hidupi kasih-Nya karena hidup di dalam kasih Allah adalah bukti penyembahanmu. *Berbahasa roh itu Alkitabiah apalagi berbahasa kasih*👍🏼 Jiwamu tenang dan happy. Wajahmu berseri walau tanpa make up tujuh lapis sebab tabir suria alami tercurah membalut kulitmu, haleluya😊. Majorem gloriam dei. Amen. Gbu selalu

Rabu, 14 Januari 2026

Untung

Shalom selamat pagi!! Sungguh beruntung jadi umat Tuhan Yesus Kristus, terutama jika terus bertumbuh sesuai rencana-Nya. Pertumbuhan rohani membawa seseorang kepada status jadi pribadi yang "berasal dari Allah" dan memiliki pengalaman "melihat Allah". *'Berasal dari Allah' merupakan status impian manusia*.  Dan *'melihat Allah' merupakan sebuah moment impian seorang percaya*. 
Ternyata Status dan moment ajaib tersebut bisa dialami seseorang yang melakukan sesuatu yang mulia terhadap sesamanya. Demikianlah firman Allah, di kitab 3Yohanes 1:11: "Saudaraku yang kekasih, janganlah meniru yang jahat, melainkan yang baik. Barangsiapa berbuat baik, ia berasal dari Allah, tetapi barangsiapa berbuat jahat, ia tidak pernah melihat Allah".

Meniru yang baik dengan melakukannya adalah kuncinya. Berkat dan kasih merupakan kumpulan salery yang dinikmati dan disalurkan orang yang "berasal dari Allah" tersebut. Dia dberkati dan menjadi berkat besar. Haleluya. Mengalami mujizat dan menyatakan mujizat merupakan arti 'melihat Allah'. Pengalaman rohaninya selaras dengan pembaruan budinya. Dia membangun orang yang mulai lemah dan mendorong maju orang yang sudah mau menyerah. Dia sangat faham apa artinya jadi berkat!! Dia mengerti posisinya saat mendengar saudaranya diomongin buruk. Dia sangat mengetahui perbedaan yang  benar dan yang jahat.
Ngomong jelek tentang orang lain adalah salah satu contoh "yang jahat" yang harus ditinggalkan atau dibuang. Kikir dan masa bodoh adalah contoh perbuatan jahat penghambat "melihat Allah". 
Memang betul, jika semakin giat beribadah seharusnya mendorong saya dan saudara selalu meniru yang baik.
Dan jika semakin giat melayani seharusnya mendorong saya dan saudara bersemangat melakukan yang baik. Ada amin saudara😊? Haleluya, Gbu selalu

Rabu, 07 Januari 2026

Cuan

Shalom, Selamat Pagi!!
Hari hari yang akan datang, yaitu hari hari yang akan kita jalani bisa saja tidak semulus yang kita harapkan. Mungkin berlimpah hambatan, banyak godaan dan penuh dengan persaingan. Namun walau demikian penyertaan Tuhan itu mulus tidak terhambat apapun. Untuk setiap orang yang percaya, Kasih kuasa dan berkat-Nya merupakan bagian dari kehadiran-Nya. Bagaimana kita harus bersikap meresfoni kebenaran ini? Mudah saja!! Tuhan hanya menuntut integritas👍. *Perkataan dan tindakan selaras, sinkron, sejalan, sejajar*. 
Jika mengaku sebagai orang percaya, maka pengakuanmu itu wajib nampak melalui tindakan, itu saja!! Firman Tuhan berkata di Ulangan 23:23: "Apa yang keluar dari bibirmu haruslah kaulakukan dengan setia, sebab dengan sukarela kaunazarkan kepada TUHAN, Allahmu, sesuatu yang kaukatakan dengan mulutmu sendiri."
Musim punya siklus. Setiap siklus punya warna tersendiri. Disana manusia bergerak, beraktivitas. Tuhan berdaulat atas semesta, atas musim dan siklus. DIA yang mengatur dan yang berkuasa atas segala sesuatu. Karena saya dan saudara merupakan umat Tuhan, hamba Tuhan, anak Tuhan, maka dengan yakin kita berkata: 🎹"Tenanglah kini hatiku, Tuhan menuntun langkahku. Disaat tindak dan kerja tetap kurasa tangan-Nya"🎼 
Jika  iman tampak saat berperilaku, tuntunan Tuhan ada bersama kita. Haleluya, Gbu selalu

Jumat, 02 Januari 2026

Untung

SUMBER HIDUP Amos 5:6. *Carilah TUHAN, maka kamu akan hidup,....*.  Salah satu bentuk "mencari Tuhan" ialah *berdoa*
Setiap orang beragama harus berdoa karena berdoa merupakan salah satu tanda percaya Tuhan. Berdoa itu mudah tetapi sulit. Mudah karena do'a itu berkata kata bahkan boleh juga tanpa kata. 
Sulit karena harus bebas dosa dan harus yakin kepada Tuhan. Sebagai hamba Tuhan dan sebagai gembala saya wajib berdoa. Terutama berdoa utk jemaat, berdoa untuk teman, berdoa untuk lingkungan dekat, untuk lingkungan jauh, untuk pemerintah dan untuk gereja supaya siap menuai ladang yang sudah menguning. 
*Banyak berdoa banyak manfaat*.  Nabi Amos menyebut berdoa sebagai sumber hidup. *Mengapa berdo'a sebagai sumber hidup?* Karena jika berdoa berarti menghampiri DIA Sang Pemberi hidup. *Berdoa merupakan sebuah deklarasi seorang pribadi, bahwa melekat kepada Tuhan merupakan sumber hidupku* Berdo'a adalah indikator rohani yang hidup dan membuat Iman semakin hidup dan teguh. Saat roh dan iman seseorang hidup maka hatinya gembira mukanya bercahaya😇. Jika muka bercahaya, orang lain senang, rezekinyapun  berkembang, dengan menarik rezeki berikutnya. Haleluya. *Sudah berdoa belum?* Amin. Tuhan Yesus memberkati saudara dan saya.

Selasa, 30 Desember 2025

Tri warna

Shalom selamat hari Rabu, hari terakhir di Tahun 2025. Terpujilah Tuhan Yesus Kristus yang karena anugerah-Nya menghantar kita tiba dihari ini, hari Rabu terakhir tahun '25. Wajiblah kita bersyukur!! Menurut ayat firman ini tertulis beberapa bentuk bersyukur tersebut, yaitu "mencari Tuhan". Arti mencari Tuhan ialah mengambil keputusan untuk selalu menyembah dan mengikut Tuhan. Bentuk bersyukur selanjutnya ialah mengingat mujizat yang sudah Tuhan karuniakan. Dimana oleh-Nya saya dan saudara ada sampai hari ini, sehat dan penuh berkat. Firman-Nya berkata:
"Carilah TUHAN dan kekuatan-Nya, carilah wajah-Nya selalu! 
Ingatlah perbuatan-perbuatan ajaib yang dilakukan-Nya, mujizat-mujizat-Nya dan penghukuman-penghukuman yang diucapkan-Nya," (1Tawarikh 16:11-12)
Jika diibaratkan warna, kehidupan dan keadaan sepanjang Tahun '25 ini adalah Tahun warna warni. Jika diibaratkan jalan, Tahun ini adalah Tahun bagai jalan penuh liku, terjal penuh rintangan penuh bahaya. Tetapi puji Tuhan haleluya, oleh anugera-Nya kita selamat....!!!
Semoga di Tahun depan warna yang kita alami cukup tiga warna saja. Warna putih, selalu hidup suci. Warna ungu, selalu mengagungkan Tuhan Yesus Kristus. Warna merah, selalu menunjukkan keberanian bertindak didalam iman. 
Tuhan kita adalah Sang Jalan, maka asal terus melangkah didalam kasih dan kuasa Tuhan Yesus Kristus, maka jalan yang akan kita tempuh adalah jalan yang lapang, berliku tetapi indah sekaligus terang benderang. Jalan yang memastikan saya dan saudara tiba ditujuan akhir. Terpujilah Tuhan, Haleluya. Gbu selalu

Jumat, 05 Desember 2025

BELAJAR DARI PEDAGANG

"Dalam segala perkara Tuhan mempunyai rencana" demikian pujangga bertitah. Saya katakan "amin!!" Walau demikian bukan berarti saya hanya berpangku tangan. Tugas kita sebagai umat Tuhan harus selalu benar, kreatif dan berdayatahan. Sedia payung sebelum hujan supaya terus berjalan dan tiba tepat waktu ditujuan. Saat badai menderu kita berhitung, kalkulasi daya tahan dan memeriksa perlengkapan. Saat terasa sudah lebih aman kita teruskan berjalan, saat badai terasa lebih hebat dan mengancam tak ada salahnya berhenti sejenak, sikap seperti itu beriman juga. Itu namanya kreatif bukan dosa. Sebab jika berbuat sesuatu setelah kondisi sempurna, itu keliru karena situasi seperti itu tidak akan pernah terjadi. Kondisi tak pernah menunggu. Kita yang harus bergerak ditengah fluktuasi kondisi. 
Bagaimana kita bersikap ditengah kondisi yang suka berubah?. Paling tidak, ada empat sikap yang perlu kita biasakan, yaitu: Pertama, Pastikan tujuan sebelum berjalan. Jika berjalan tanpa tujuan akan cenderung ikut ikutan, atau berputar putar. Jika sekedar ikut2an hasilnya pasti mini dan segera berhenti, rugi. 
Kedua, usahakan selalu melihat ke depan. Ada apa didepan? Bagaimana situasinya? Apa yang perlu saya persiapkan untuk bertahan? Itu yang disebut melihat kedepan. Dilarang lihat kebelakang. Yang sudah di belakang, yang sudah terjadi cukup kita buat sebagai pelajaran dan kenangan. Ketiga, kita perlu membuat rencana. Yang lebih detail, yang murni, yang baik yang benar, yang suci dan yang bisa jadi berkat. Keempat, kita perlu bertindak dengan cepat tidak tunda tunda. Jangan lihat sikap orang, jangan lihat tantangannya. Tetapi lihat Tuhan dengan jaminan kuasa dan penyertaan-Nya. Firman Tuhan berkata: *“Siapa senantiasa memperhatikan angin tidak akan menabur; dan siapa senantiasa melihat awan tidak akan menuai"* (Pengkhotbah 11:4) 
Angin itu suka berubah. Kadang sepo sepoi nyaman membuat ngantuk menggoda untk tidur, hati-hati. Angin Kadang menderu kencang yang membuat kita harus berpegangan, waspada ekstra. Kadang angin berhembus kekiri berhembus kekanan atau berputar tidak tentu arah bahkan jadi tornado, suka sukanya angin😃🤣 pasrah bae😊 Demikian juga dengan awan, suka berubah. Kadang tebal kadang tipis. Kadang berwarna putih enak dipandang pengin pegang dan genggam. Tetapi juga suka berwarna hitam tebal, jadi gelap membuat jangkauan pandangan tak panjang. Butuh cahaya butuh terang besar. Angin dan awan itu hampa bobot tak tertimbang. Jadi kenapa harus diperhitungkan?😇 Pandanglah Tuhan, dengarlah suaranya dan ikutilah tuntunan-Nya. Engkau akan berkata "luarbiasa" dan akupun berseru "Haleluuuuyaaa"😇😇😇😂😂, horass. Gbu selalu

Minggu, 26 Oktober 2025

CUAN FROM TIME

Shalom Pemirsa!! Waktu terus berjalan dan lewat, tidak kembali lagi. Pak pendeta tulis *"berjalan"*, karena kata "berputar" berarti bisa kembali lagi😇. 
Seiring waktu yang terus berjalan, maka umur manusia juga bertambah. Umur anak bertambah tubuhnya bertambah kuat dan kemudian bertambah dewasa. Beda halnya dengan orang dewasa. Saat umur orang dewasa bertambah tubuhnya biasanya semakin lemah, semakin menua cepat lelah. Walau demikian orang yang menua dihimbau beraktifitas terus, tidak banyak berdiam diri. Firman Tuhan berkata supaya setiap orang, termasuk orang yang sudah tua hidup bijaksana. Umur yang tua bukan alasan untuk berdiam diri melainkan melatih tulang tulang supaya tetap elastis dan kuat. Mumpung masih ada umur semua harus bergerak, harus bekerja. Urusan hasil besar atau hasil kurang besar tidak menjadi pertimbangan utama, yang penting berusaha dan Tuhan dimuliakan. Orang berketerampilan tinggi biasanya mendapat hasil yang tinggi. Artinya hasil yang diterima orang berbeda beda, dan itu wajar. Yang berpenghasilan tinggi bersyukur dan berbagi. Tuhan melarang serakah. Yang berpenghasilan pas pasan bersyukur juga sambil terus berjuang. Dilarang iri dan cemburu. Firman Tuhan berkata di Efesus 5:15-17: Karena itu, perhatikanlah dengan *saksama, bagaimana kamu hidup*, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif, dan *pergunakanlah waktu yang ada*, karena hari-hari ini adalah jahat.  
*Sebab itu janganlah kamu bodoh*, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan. 
Setiap orang percaya mengisi setiap waktu. Waktu sangat berharga. Orang arif atau orang bebal dikenal dari sikapnya terhadap waktu. Orang muda dilarang buang buang waktu, orang yang berusia tua dilarang menangisi waktu yang sudah berlalu. Gbu selalu

Jumat, 03 Oktober 2025

Glory

Shalom, selamat Pagi. Firman Tuhan:  
*Sebab, barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan*.  
Roma 10:13
Sungguh indah dan beruntung menjadi umat Tuhan Yesus Kristus. Kuasanya menopang kita, kasih dan kesetiaan-Nya melingkupi kita. DIA tidak terlihat tetapi Hadir. Maha Tinggi tetapi sangat dekat. Maha Besar tetapi Maha sayang. Maha Kuasa tetapi Adil. Maha Adil tetapi sangat pengertian. DIA selalu memberi umat-Nya kesanggupan untuk meraih setiap keinginan baik. Sebab itu maju terus didalam Tuhan. Relakan dirimu diperalat Tuhan. Dengan demikian engkau akan selalu sanggup berkata seperti Daud berkata ”Sesungguhnya, *Allah adalah penolongku; jmTuhanlah yang menopang aku.”* Mazmur54:6
Puji Tuhan, saudara dan saya adalah jemaat yang beribadah hanya untuk memuliakan nama-Nya. Sebab itu mari selaraskan pikiran, sesuaikan perilaku dengan ajaran-Nya. Kita bangun terus iman dan kita lepaskan kata berkat. Mudah mudahan orang lain ikut beriman dan ikut menikmati hidup yg lebih baik. Amin. Selamat hari Sabtu. Gbu selalu

Rabu, 01 Oktober 2025

JEMBATAN TERTINGGI

Lidah, bentuknya mungil ukuran mini fungsinya maxi. Lincah berkelit tidak mudah tergigit. Oleh lidah, kita mengecap dan berucap. Dengan lidah orang berhasil atau defisit. Dengan lidah orang Kristen memuji Tuhan, dengan lidah pula menghujat sesame ciptaan Tuhan. Melalui lidah orang Kristen membangun persekutuan dan dengan lidah itu pula persekutuan dikacaukan. Lidah itu tajam, bahkan lebih tajam dari pedang. Mudah terhujam, menimbulkan luka dan sakit di hati. Lidah itu penting sekaligus berbahaya. Sebab itu setiap orang percaya harus sungguh-sungguh mengawasi lidahnya dan mengendalikannya. Cara mengendalikan lidah dan membuat lidah supaya selalu jadi berkat adalah menjadi orang benar, yakni punya hati yang sudah dibarui Rohkudus. Tanda orang yang sudah dibarui Rohkudus adalah suka memperkatakan firman. Firman Tuhan menjadi focus percakapan, menjadi materi ngerumpi. Tuhan dimuliakan mujizat terjadi: Menjadi obat yang manjur saat sakit. Menjadi suluh saat gelap. Menjadi sumber semangat saat lemah. Menjadi kompas ajaib saat tersesat. Menjadi tongkat saat engkau goyah.... Pokoke Mantull😎 Mantap betul😇 *Amsal 10:20, bersabda*: Lidah orang benar seperti perak pilihan, tetapi pikiran orang fasik sedikit nilainya. 
*Gbu selalu*

Senin, 29 September 2025

HADIR

Selamat hari Senin. Semoga hatimu selalu bening di tengah tengah ekonomi yang sangat genting. Harga beras sekan lepas kendali sementara rakyat kehilangan daya beli. Sementara *hepeng* terkuras direkening😇Walau demikian diriku dan dirimu bergeming, sebab kehadiran Tuhan itu pasti. DIA hadir setiap saat dan disetiap situasi. Kehadiran-Nya tidak tergantung keadan dunia dan tidak tergantung perasaan manusia. Kedaulatan Tuhan itu tidak tertandingi. Maka sangat salah jika ada yang berkata: "Tuhan tidak perduli dengan masalahku, DIA jauh tidak mau menghampiri aku...." . Saudara keadaan yang sulit penuh kesesakan bukan berarti Tuhan tidak hadir, ingatlah *DIA Mahahadir*. Kehadirannya tidak ditentukan oleh perasaan dan keadaan manusia. Memang situasi sulit yg terjadi seringkali menjadi titik krisis iman... Jika iman dibangun hanya berdasarkan perasaan dan pengalaman, pasti dia jatuh. Iman sejati berdiri di atas Firman. Kuat tidaknya iman sangat ditentukan oleh dasar iman yang benar dan oleh pengenalan seseorang kepada Tuhan. Firman Tuhan melalui Nabi Hosea mengingatkan itu. Dia bersabda: Umat-Ku binasa karena tidak mengenal Allah; karena engkaulah yang menolak pengenalan itu maka Aku menolak engkau menjadi imam-Ku; Hosea 4:6. *Tuhan itu Transendent sekaligus immanent. Maha Tinggi sekaligus Maha Hadir, Haleluyah*. Maka  tetaplah tenang berjuanglah terus sampai menang. Gbu selalu

Kamis, 25 September 2025

3 T

Shalom selamat pagi!! Di pagi hari ini, hari Jum@t layaklah hati kita bersukacita. Mengapa bersukacita? karena dirimu dan diriku dan seluruh anggota keluarga terpelihara sehat dan selamat. Itu adalah anugers-Nya. Sebab itu Ingat dan konsumsi selalu obat yang mujarab yaitu hati yang dikuasai Kristus. Pegang erat selalu jaminan untuk generasi yaitu kemurahan hati. Kenakan selalu pakaian untuk masa depan cerah, yaitu menabur yang baik. 
Tuhan Yesus Kristus merancang diriku dan dirimu berbahsgia sehst berkemenangsn. Sebab itu diberikannya kita Jalan yang pasti, dikarunikannya kepada kita Kebenaran sejati, disediakannya untuk kita jaminan Hidup yang nikmat dan kekal yakni Dirinya Sendiri. Itulah dasar dan alasan saya dan saudara harus bersukacita, haleluya. Firman Tuhan berkata: *Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah!* 
*Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang. Tuhan sudah dekat!* 
*Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus*. Filipi 4:4-7 Puji Tuhan, sungguh dahsyat dampak ikut Tuhan Yesus Kristus. Kita hanya perlu 3T, Tobat, Taat, Turut.
Gbu selalu

Minggu, 21 September 2025

FULL BLESSING

Kolose 2:6-15
Kamu telah menerima Kristus Yesus, Tuhan kita. Karena itu hendaklah hidupmu tetap didalam Dia (ay 7)
Kalau saudara saat ini tidak dapat melihat peluang di tengah persaingan jangan engkau hilang kesabaran. Pejamkanlah mata sebutlah nama Tuhan. Berdiamlah di dalam keheningan dan tunggulah lawatan Tuhan. Tak usah engkau bingung seperti orang kebanyakan. Tidak usah pula engkau tunggang-langgang seperti org yg dikejar setan. Tetaplah tenang, kuasailah keadaan. Pejamkanlah matamu sejenak dan serukan nama Tuhan, maka engkau akan menerima pencerahan serta jalan kemenangan, Percayalah!! (Ibr 11:6).
Untuk menikmati semua itu, Tuhan menghendaki untuk selalu mengingat dua hal, yaitu:
Pertama, setiap orang dipanggil mengenali diri dan potensi yang di miliki. Selalu tajam melihat kesempatan dan cermat memperhatikan  keadaan sambil terus mengadakan persiapan. Jangan engkau takut berlebihan seperti orang yang tidak beriman, melainkan takutlah hanya kepada Tuhan dengan mengandalkan kekuatan kuasa-Nya. Ingatlah, Tuhan senantiasa menggenapi rencananya buatmu dan buat keluargamu, jangan kau ragukan itu. Saudara hanya perlu menunjukkan totalitas terhadap aktifitas yang dipercayakan. Dan membangun kompetensi sebagai anak Tuhan. Persiapan yang matang dan cerdas melihat peluang akan membuat engkau menjadi pemenang, Percayalah.......!!
Kedua, Setiap orang dipanggil mengarahkan pandangan ke atas, ketempat Tuhan yang berjanji. Tidak perlu memandang kekanan dan memandang kekiri. Perbuatan seperti itu dapat membuatmu kehilangan percaya diri. Ketahuilah, hanya Allah yang Mahasuci yang memberi jalan saat keadaan semakin tidak terkendali. Ia juga yang menjadi sumber inspirasi untuk menyingkapkan bagimu segala bentuk misteri (Jeremia 31:3)
Saudara yang dikasihi Tuhan, tidak baik jika hidup tinggi hati, sifat seperti itu Tuhan paling anti. Jangan seperti ayam jago yang mengepakkan sayap seakan satria yang tak tertandingi dan yang mengira hari pagi merekah karena andilnya sendiri. Tetapi jadilah pewarta iman seperti ayam jago mewartakan pagi hari. Jika demikian engkau lakukan, niscaya kamu dan keluargamu bersukacita setiap hari, percayalah !!

Keluarga yang diberkati adalah keluarga yang sepakat menabur kemurahan sebagai tanda bahwa saudara dan saudari menempatkan Tuhan sebagai kepala dirumah tanggamu (ayat 6). Karena kepenuhan Kristus ada didalam kita, maka kita pun harus sepenuh hati melakukan kehendak-Nya, Amin. Gbu selalu (Pendeta Haposan Hutapea)

Selasa, 16 September 2025

S U R G A

2 Korintus 5: 1-10
“Karena kami tahu, bahwa jika lemah tempat kediaman kita di bumi ini dibongkar, Allah telah menyediakan suatu tempat kediamaan di Sorga bagi kita, suatu tempat kediaman kekal yang tidak dibuat oleh tangan manusia (ayat1)           
Sorga adalah ciptaan Tuhan. Sorga dicipta sebagai tempat kediaman orang yang berpihak kepada Tuhan dan yang mengakui-DIA sebagai satu-satunya ukuran kebenaran. Oleh karena Sorga itu indah, orang yang layak ke sana hanyalah orang yang berhati indah. Sesungguhnya Indahnya Sorga itu tidak terukur. Istana negara mampu membuat kita kagum bukan kepalang. Estetikanya membuat kita merasa melayang-layang. Arsitekturnya membuat kita berkhayal untuk membuat istana tandingan. Asrinya taman di kiri-kanan membuatnya menjadi impian. Lampu Kristal nya terang benderang namun tidak membuat orang kepanasan. Suasanya nyaman membuat kita terasa di khayangan. Namun indahnya Istana Negara tak ada apa-apanya dibanding kemegahan Rumah Tuhan. Megahnya sorga itu tak ada tandingannya. Perabotannya berkilau sepanjang zaman. Lantainya terbuat dari mutu manikam. Emas tua dunia, tak sebanding dengan murninya emas sorga. Bahkan jumlahnya pun tak ada timbangan yang mampu menghitungnya. Di Sorga musim tak ada, kegelapan pun tidak ada. Sorga itu dipenuhi kemuliaaan Allah serta dipenuhi pujian penyembahan orang percaya yang bermahkota. Itu sebabnya orang yang berhak masuk ke sorga hanyalah orang yang memiliki kualifikasi tersendiriKualifikasi tersebut dapat dibagi dengan dua bagian, yaitu :
Pertama, kualifikasi rohani. Orang yang masuk ke sana adalah orang yang sudah menanggalkan kemahnya yang fana. Ketika masih menggenakan kemah, ia suka mendengar Firman, dan taat kepada kebenaran. Mempersiapakan diri sebagai warga sorga dengan belajar menyembahan Tuhan dalam roh dan kebenaran. Belajar hidup didalam kekudusan sebab dia tahu ia akan menghampiri tahta yang Mahakudus. Dia selalu kuat sebab dia selalu hidup dalam doa dan firman. Sehingga walau godaan tak henti bagai topan ia tetap kokoh tak tergoyangkan. Walau orang fasik berpesta dalam kemewahan, ia tetap tegar di dalam kekudusan. Matanya selalu tertuju pada kekekalan. Ia paham, kemah itu memang harus dibongkar sebab bersifat sementara. Sama seperti jika anak pramuka berkemah, mereka pasti akan segera membongkarnya dan pulang. Sebab itu dia menjaga kekudusan dan melawan kedagingan. 
Kedua, kualifikasi jasmani. Orang yang akan masuk ke sana juga memiliki mental prima. Tandanya adalah pekerja keras bersemangat baja. Semangatnya bagai energy gunung berapi yang tak pernah henti. Ia tak undur walau sekitarnya berlaku buruk. Ia yakin, imannya akan menghasilkan buah. Ia percaya segala perbuatannya yang baik akan diperhitungkan Tuhan sehingga perbuatan baik tersebut tanpa dia sadari menolong dirinya dan jadi pemenang. Ia tidak menyerah terhadap segala macam bentuk tantangan. Dia tidak akan membiarkan orang lain melemahkan semangat bajanya. Ia berjuang keras mengatasi berbagai kelemahan sampai setiap keinginan baik tersebut tergapai. Ia yakin keberhasilan pasti tercapai. Itulah sebabnya dia tidak berhenti meski kesulitan datang silih berganti. Ia tahu, dirinya adalah mahluk berkodrat ilahi yang sarat energi. Ia mengakui, iman tanpa aplikasi hanyalah sebuah ilusi.
Saudara, kemah sementara itu adalah tubuh yang sedang kita kenakan. Dan kemah yang sedang kita kenakan ini suatu ketika akan kita tanggalkan dan masuk di dalam kemah yang baru dan yang kekal. Suka atau tak suka, kemah setiap orang memang harus dibongkar. Dan setelah dibongkar sebagian dilempar ke neraka dan dibakar di sana. Tetapi kemah orang percaya akan dijemput kemudian diangkat ke sorga. Itulah salah satu untungnya orang yang percaya Tuhan, Haleluya !!
Sorga itu diwartakan Tuhan sejak dahulu kala. Tuhan mengutus hamba-hambanya dengan berbagai cara agar mudah-mudahan semua mendengar taat dan masuk ke sana. Ia sampaikan Firman-Nya. Ia nyatakan mujizatnya. Ia curahkan kasih-Nya supaya manusia melakukan kebenaran-Nya. Tidak cukup dengan itu, Dia sendiri turun kedunia dan menyatakan Diri-Nya didalam Tuhan Yesus Kristus, Luar biasa !!.
Saudaraku, tidak baik mengeraskan hati di dalam dosa. Tidak baik pula hanya mengandalkan logika. Berdagang dan berharap untung besar boleh tetapi jangan hanya karena ingin untung besar engkau masuk ke neraka. Memiliki posisi dan jabatan tingi boleh, tetapi jangan pake cara yang oleh cara itu engkau menjadi calon penghuni neraka. Memiliki harta banyak itu tidak dilarang, tetapi ingat engkau harus berbagi sebab dengan suka berbagi engkau membuktikan sebagai pengikut Kristus. Itulah sebabnya orang yang kikir tidak layak masuk sorga, sebab perilaku seperti itu bertentangan dengan nilai iman Kristen. 
Sampai saat ini Sorga dan pintunya masih terbuka. Tetapi saat yang tidak ketahui dan disaat yang tidak kita duga, tiba-tiba Pintu sorga tersebut akan tertutup. Sebab itu mari kita hidup seolah olah Pintu Sorga akan segera ditutup. Biarlah orientasi segala kehidupan kita senantiasa mengarah ke sorga. Amin. (Doaku menyertai saudara, Gembala Jemaat GBI Aletheia Pamulang, Pendeta Haposan Hutapea, STh, MA)



CHINA INDONESIA HEBAT

CHINA INDONESIA HEBAT
Kelompok suku bangsa Indonesia yang satu ini sangat luar biasa. Mereka layak jadi teladan didalam banyak hal. PTidak hanya dibidang perdagangan tetapi disegala medan perjuangan. Di segala dimensi aktifitas mereka selalu terdepan. Selain memilki ethos kerja yg keras, rajin, profesional dan fullheart, mereka layak ditiru dalam hal kasih sayang dan penghormatan kepada orang tua. Tak heran mereka lebih berhasil dari kelompok masyarakyat yang lain di Indonesia. Sebab mereka sungguh-sungguh melakukan ajaran setiap Agama yang berkata: Hormatilah orang tuamu supaya kamu berbahagia dan panjang umurmu. 
Berbahagia berarti berhasil, maju dan sejahtera. 
Panjang umur berarti sehat dan leluasa menjalani hidup diusia yang dikaruniakan yang Maha kuasa.  
Intinya, mereka memiliki banyak hal, sekaligus leluasa menikmati hasil yang mereka miliki. 
Keteladanan yang lain yang perlu ditiru orang oleh suku lain ialah sikap mereka dikala masih hidup susah. Disaat seperti itu mereka hemat dan berusaha supaya jangan sampai berutang, apalagi berutang untuk konsumsi. Bahkan sekalipun mereka sudah mapan, mereka terus berjuang. Mereka berjuang bukan karena serakah, melainkan untuk memotivasi diri agar mereka senantiasa bersemangat menjalani hidup. Itulah sebabnya mereka hidup berkelimpahan dan kemudian  membangun lingkungan bermukim sendiri. 
Bangsa Indonesia beruntung memiliki suku bangsa seperti suku China. Bersama usahawan China, Negara Indoseia dalam tempo 50 tahun setelah merdeka langsung melesat disegala bidang. Indonesia maju dalam hal pendidikan, Industeri, infrastruktur bisnis, ekonomi bahkan sosial kebudayaan. Indonesia yang kaya semakin mandiri di kaki sendiri dan mengelola kekayaan negeri menggali sumber daya alam. Emas, timah, minyak dan ikan sampai hutan mampu dikelola berkat perpaduan birokrasi dengan usahawan yang didominasi oleh orang China dan masyarakyat secara keseluruhan. Indonesia maju karena mayoritas suku China bersama segenap kekuatan Ibu Pertiwi memberi andil karena ingin melihat Negara Indoneisa tempat mereka lahir dan berpijak mampu hidup sejajar dengan bangsa-bangsa lain di dunia. Oleh sebab itu alangkah naifnya jika ada kelompok bangsa ini yang iri, antipati dan benci dan salah mengerti seakan orang-orang China yang menghambat orang dari suku lain untuk maju. Bukan !! Orang China maju karena ethos kerjanya, sikap mereka terhadap hasil yang mereka raih serta penghormatan mereka kepada orang tuanya. Selain itu orang China selalu melihat peluang dibalik tantangan, berkat dibalik ancaman. Daya tahan yg kuat saat susah, saat miskin dikala merintis usaha, saat ditolak orang lain karena warna kulit, itulah yang membuat mereka eksis dan hadir dipusat-pusat ekonomi Indonesia. Sadar banyak hambatan jadi pegawai negara, mereka totalitas di bisnis, perdagangan dan industri, dan mereka berhasil. Suku suku lain di Indonesia cenderung hanya melihat hasil yang orang China miliki dan kehadiran mereka dipusat-pusat ekonomi dan rekreasi, tanpa pernah ingin mengetahui bagaimana proses pahit yang mereka lalui.
Suku China adalah orang dengan karakteristik yang seperti dikatakan oleh peribahasa yang sering kita hafal: " berakit rakit kehulu berenang-renang ketepian. Bersakit-sakit dahulup bersenang-senang kemudian".. Itulah pandangan hidup orang China Indonesia. Kebanyakan Orang Indonesia dari suku lain seringkali berbuat yang sebaliknya, yaitu berenang-renang kehulu berakit rakit ketepian. Bersenang-senang dahulu, sakit-sakit kemudian. Celaka dua belas!!!! 
Gong Xi pa cai.  Sie sie, Thank's, mauliate !!

Penulis adalah teolog sekaligus pemerhati sosial dan gembala Jemaat di Gereja Bethel Indonesia 
H O T (House Of Truth). Jika anda diberkati melalui renungan ini dan rindu membantu Pengadaan Gedung GBI Aletheia Pamulang, hunungi kami di gereja. 
Jika Anda ingin konsultasi / Konseling,  hubungi telp.  0813.8222.8779. Gbu selalu