Jumat, 05 Desember 2025

BELAJAR DARI PEDAGANG

"Dalam segala perkara Tuhan mempunyai rencana" demikian pujangga bertitah. Saya katakan "amin!!" Walau demikian bukan berarti saya hanya berpangku tangan. Tugas kita sebagai umat Tuhan harus selalu benar, kreatif dan berdayatahan. Sedia payung sebelum hujan supaya terus berjalan dan tiba tepat waktu ditujuan. Saat badai menderu kita berhitung, kalkulasi daya tahan dan memeriksa perlengkapan. Saat terasa sudah lebih aman kita teruskan berjalan, saat badai terasa lebih hebat dan mengancam tak ada salahnya berhenti sejenak, sikap seperti itu beriman juga. Itu namanya kreatif bukan dosa. Sebab jika berbuat sesuatu setelah kondisi sempurna, itu keliru karena situasi seperti itu tidak akan pernah terjadi. Kondisi tak pernah menunggu. Kita yang harus bergerak ditengah fluktuasi kondisi. 
Bagaimana kita bersikap ditengah kondisi yang suka berubah?. Paling tidak, ada empat sikap yang perlu kita biasakan, yaitu: Pertama, Pastikan tujuan sebelum berjalan. Jika berjalan tanpa tujuan akan cenderung ikut ikutan, atau berputar putar. Jika sekedar ikut2an hasilnya pasti mini dan segera berhenti, rugi. 
Kedua, usahakan selalu melihat ke depan. Ada apa didepan? Bagaimana situasinya? Apa yang perlu saya persiapkan untuk bertahan? Itu yang disebut melihat kedepan. Dilarang lihat kebelakang. Yang sudah di belakang, yang sudah terjadi cukup kita buat sebagai pelajaran dan kenangan. Ketiga, kita perlu membuat rencana. Yang lebih detail, yang murni, yang baik yang benar, yang suci dan yang bisa jadi berkat. Keempat, kita perlu bertindak dengan cepat tidak tunda tunda. Jangan lihat sikap orang, jangan lihat tantangannya. Tetapi lihat Tuhan dengan jaminan kuasa dan penyertaan-Nya. Firman Tuhan berkata: *“Siapa senantiasa memperhatikan angin tidak akan menabur; dan siapa senantiasa melihat awan tidak akan menuai"* (Pengkhotbah 11:4) 
Angin itu suka berubah. Kadang sepo sepoi nyaman membuat ngantuk menggoda untk tidur, hati-hati. Angin Kadang menderu kencang yang membuat kita harus berpegangan, waspada ekstra. Kadang angin berhembus kekiri berhembus kekanan atau berputar tidak tentu arah bahkan jadi tornado, suka sukanya angin😃🤣 pasrah bae😊 Demikian juga dengan awan, suka berubah. Kadang tebal kadang tipis. Kadang berwarna putih enak dipandang pengin pegang dan genggam. Tetapi juga suka berwarna hitam tebal, jadi gelap membuat jangkauan pandangan tak panjang. Butuh cahaya butuh terang besar. Angin dan awan itu hampa bobot tak tertimbang. Jadi kenapa harus diperhitungkan?😇 Pandanglah Tuhan, dengarlah suaranya dan ikutilah tuntunan-Nya. Engkau akan berkata "luarbiasa" dan akupun berseru "Haleluuuuyaaa"😇😇😇😂😂, horass. Gbu selalu

Minggu, 26 Oktober 2025

CUAN FROM TIME

Shalom Pemirsa!! Waktu terus berjalan dan lewat, tidak kembali lagi. Pak pendeta tulis *"berjalan"*, karena kata "berputar" berarti bisa kembali lagi😇. 
Seiring waktu yang terus berjalan, maka umur manusia juga bertambah. Umur anak bertambah tubuhnya bertambah kuat dan kemudian bertambah dewasa. Beda halnya dengan orang dewasa. Saat umur orang dewasa bertambah tubuhnya biasanya semakin lemah, semakin menua cepat lelah. Walau demikian orang yang menua dihimbau beraktifitas terus, tidak banyak berdiam diri. Firman Tuhan berkata supaya setiap orang, termasuk orang yang sudah tua hidup bijaksana. Umur yang tua bukan alasan untuk berdiam diri melainkan melatih tulang tulang supaya tetap elastis dan kuat. Mumpung masih ada umur semua harus bergerak, harus bekerja. Urusan hasil besar atau hasil kurang besar tidak menjadi pertimbangan utama, yang penting berusaha dan Tuhan dimuliakan. Orang berketerampilan tinggi biasanya mendapat hasil yang tinggi. Artinya hasil yang diterima orang berbeda beda, dan itu wajar. Yang berpenghasilan tinggi bersyukur dan berbagi. Tuhan melarang serakah. Yang berpenghasilan pas pasan bersyukur juga sambil terus berjuang. Dilarang iri dan cemburu. Firman Tuhan berkata di Efesus 5:15-17: Karena itu, perhatikanlah dengan *saksama, bagaimana kamu hidup*, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif, dan *pergunakanlah waktu yang ada*, karena hari-hari ini adalah jahat.  
*Sebab itu janganlah kamu bodoh*, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan. 
Setiap orang percaya mengisi setiap waktu. Waktu sangat berharga. Orang arif atau orang bebal dikenal dari sikapnya terhadap waktu. Orang muda dilarang buang buang waktu, orang yang berusia tua dilarang menangisi waktu yang sudah berlalu. Gbu selalu

Jumat, 03 Oktober 2025

Glory

Shalom, selamat Pagi. Firman Tuhan:  
*Sebab, barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan*.  
Roma 10:13
Sungguh indah dan beruntung menjadi umat Tuhan Yesus Kristus. Kuasanya menopang kita, kasih dan kesetiaan-Nya melingkupi kita. DIA tidak terlihat tetapi Hadir. Maha Tinggi tetapi sangat dekat. Maha Besar tetapi Maha sayang. Maha Kuasa tetapi Adil. Maha Adil tetapi sangat pengertian. DIA selalu memberi umat-Nya kesanggupan untuk meraih setiap keinginan baik. Sebab itu maju terus didalam Tuhan. Relakan dirimu diperalat Tuhan. Dengan demikian engkau akan selalu sanggup berkata seperti Daud berkata ”Sesungguhnya, *Allah adalah penolongku; jmTuhanlah yang menopang aku.”* Mazmur54:6
Puji Tuhan, saudara dan saya adalah jemaat yang beribadah hanya untuk memuliakan nama-Nya. Sebab itu mari selaraskan pikiran, sesuaikan perilaku dengan ajaran-Nya. Kita bangun terus iman dan kita lepaskan kata berkat. Mudah mudahan orang lain ikut beriman dan ikut menikmati hidup yg lebih baik. Amin. Selamat hari Sabtu. Gbu selalu

Rabu, 01 Oktober 2025

JEMBATAN TERTINGGI

Lidah, bentuknya mungil ukuran mini fungsinya maxi. Lincah berkelit tidak mudah tergigit. Oleh lidah, kita mengecap dan berucap. Dengan lidah orang berhasil atau defisit. Dengan lidah orang Kristen memuji Tuhan, dengan lidah pula menghujat sesame ciptaan Tuhan. Melalui lidah orang Kristen membangun persekutuan dan dengan lidah itu pula persekutuan dikacaukan. Lidah itu tajam, bahkan lebih tajam dari pedang. Mudah terhujam, menimbulkan luka dan sakit di hati. Lidah itu penting sekaligus berbahaya. Sebab itu setiap orang percaya harus sungguh-sungguh mengawasi lidahnya dan mengendalikannya. Cara mengendalikan lidah dan membuat lidah supaya selalu jadi berkat adalah menjadi orang benar, yakni punya hati yang sudah dibarui Rohkudus. Tanda orang yang sudah dibarui Rohkudus adalah suka memperkatakan firman. Firman Tuhan menjadi focus percakapan, menjadi materi ngerumpi. Tuhan dimuliakan mujizat terjadi: Menjadi obat yang manjur saat sakit. Menjadi suluh saat gelap. Menjadi sumber semangat saat lemah. Menjadi kompas ajaib saat tersesat. Menjadi tongkat saat engkau goyah.... Pokoke Mantull😎 Mantap betul😇 *Amsal 10:20, bersabda*: Lidah orang benar seperti perak pilihan, tetapi pikiran orang fasik sedikit nilainya. 
*Gbu selalu*

Senin, 29 September 2025

HADIR

Selamat hari Senin. Semoga hatimu selalu bening di tengah tengah ekonomi yang sangat genting. Harga beras sekan lepas kendali sementara rakyat kehilangan daya beli. Sementara *hepeng* terkuras direkening😇Walau demikian diriku dan dirimu bergeming, sebab kehadiran Tuhan itu pasti. DIA hadir setiap saat dan disetiap situasi. Kehadiran-Nya tidak tergantung keadan dunia dan tidak tergantung perasaan manusia. Kedaulatan Tuhan itu tidak tertandingi. Maka sangat salah jika ada yang berkata: "Tuhan tidak perduli dengan masalahku, DIA jauh tidak mau menghampiri aku...." . Saudara keadaan yang sulit penuh kesesakan bukan berarti Tuhan tidak hadir, ingatlah *DIA Mahahadir*. Kehadirannya tidak ditentukan oleh perasaan dan keadaan manusia. Memang situasi sulit yg terjadi seringkali menjadi titik krisis iman... Jika iman dibangun hanya berdasarkan perasaan dan pengalaman, pasti dia jatuh. Iman sejati berdiri di atas Firman. Kuat tidaknya iman sangat ditentukan oleh dasar iman yang benar dan oleh pengenalan seseorang kepada Tuhan. Firman Tuhan melalui Nabi Hosea mengingatkan itu. Dia bersabda: Umat-Ku binasa karena tidak mengenal Allah; karena engkaulah yang menolak pengenalan itu maka Aku menolak engkau menjadi imam-Ku; Hosea 4:6. *Tuhan itu Transendent sekaligus immanent. Maha Tinggi sekaligus Maha Hadir, Haleluyah*. Maka  tetaplah tenang berjuanglah terus sampai menang. Gbu selalu

Kamis, 25 September 2025

3 T

Shalom selamat pagi!! Di pagi hari ini, hari Jum@t layaklah hati kita bersukacita. Mengapa bersukacita? karena dirimu dan diriku dan seluruh anggota keluarga terpelihara sehat dan selamat. Itu adalah anugers-Nya. Sebab itu Ingat dan konsumsi selalu obat yang mujarab yaitu hati yang dikuasai Kristus. Pegang erat selalu jaminan untuk generasi yaitu kemurahan hati. Kenakan selalu pakaian untuk masa depan cerah, yaitu menabur yang baik. 
Tuhan Yesus Kristus merancang diriku dan dirimu berbahsgia sehst berkemenangsn. Sebab itu diberikannya kita Jalan yang pasti, dikarunikannya kepada kita Kebenaran sejati, disediakannya untuk kita jaminan Hidup yang nikmat dan kekal yakni Dirinya Sendiri. Itulah dasar dan alasan saya dan saudara harus bersukacita, haleluya. Firman Tuhan berkata: *Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah!* 
*Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang. Tuhan sudah dekat!* 
*Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus*. Filipi 4:4-7 Puji Tuhan, sungguh dahsyat dampak ikut Tuhan Yesus Kristus. Kita hanya perlu 3T, Tobat, Taat, Turut.
Gbu selalu