Kamis, 18 Februari 2016

Mari mendapat untung



#header-inner{background-position:center;margin-left:auto;margin-right:auto}
#header {
margin: 0;
float: left;
overflow: hidden;
margin-right: 40px;
}

Ibadah yg kita lakukan ditempat ibadah, tidak akan otomatis membebaskan kita dari pergumulan hidup sehari-hari. Tetapi melalui ibadah, kita mendapat  bekal dan kekuatan rohani yg sangat besar perananya disepanjang minggu yg akan kita jalani. Kita dikuatkan, dikaruniakan hikmat bahkan dinaungi dengan kuasa yang tanpa batas. Selanjutnya pengutusan dan berkat diakhir ibada mengingatkan, bahwa walaupun ibadah dalam gereja telah selesai, orang Kristen akan kembali kedunia menjalankan ibadahnya di segala dimensi kegiatan. Melalui ibadah di tengah-tengah lingkungan kerja dan masyarakat, orang Kristen dituntut untuk menunjukkan ketaatan terhadap firman TUHAN yang didengar saat  ibadah di gereja, haleluyah!!!
.<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
  <!DOCTYPE html (View Source for full doctype...)>
- <html b:version="2" class="v2" expr:dir="data:blog.languageDirection" xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml" xmlns:b="http://www.google.com/2005/gml/b" xmlns:data="http://www.google.com/2005/gml/data" xmlns:expr="http://www.google.com/2005/gml/expr">
- <head>
- <!--
Sebagai umat yang percaya kepada Tuhan Yesus Kristus kita senantiasa disadarkan dan dihiburkan, bahwa kehadiran TUHAN dan kuasa-Nya bukan hanya saat ibadah di gereja, tetapi juga dalam ibadah melalui aktivitas kita saat melakukan tugas dan tanggungjawab setiap hari. Itulah Ibadah yang memberi Untung (1 Timotius 6:6-7)
<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
  <!DOCTYPE html (View Source for full doctype...)>

- <html b:version="2" class="v2" expr:dir="data:blog.languageDirection" xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml" xmlns:b="http://www.google.com/2005/gml/b" xmlns:data="http://www.google.com/2005/gml/data" xmlns:expr="http://www.google.com/2005/gml/expr">
- <head>
- <!--
Apakah anda ingin mendapat untung? Mari kita buat seluruh aktifitas kita sebagai ibadah yg benar.


/* cyrillic */
@font-face {
font-family: 'Open Sans';
font-style: normal;
font-weight: 400;
src: local('Open Sans'), local('OpenSans'), url(//fonts.gstatic.com/s/opensans/v13/RjgO7rYTmqiVp7vzi-Q5URJtnKITppOI_IvcXXDNrsc.woff2) format('woff2');
unicode-range: U+0400-045F, U+0490-0491, U+04B0-04B1, U+2116;
}


NYAMAN DAN AMAN

Setiap orang merindukan hdup yang aman dan nyaman. Bahkan kita sering berdoa agar Tuhan menjauhkan pencobaan. Hal itu karena secara natural manusia itu membutuhkan rasa aman, nyaman dan ingin menerima penghargaan. Namun sebenarnya keadaan yang nyaman itu tidak menjamin pasti aman. Sebab jika kita melihat dalam kehidupan sehari-hari, nyaman tidak selalu menjamin kepastian. Jalan yang lapang, seringkali justru tingkat kecelakaannya lebih banyak dari jalan biasa yang sempit dan berlubang. Mengapa demikian? Karena manusia cenderung akan kehilangan kewaspadaan saat sekitarnya aman tanpa penghalang.

Selasa, 16 Februari 2016

KASIH YANG SEMPURNA



Tuhan merencanakan yang indah bagi manusia. Tuhan rindu  kita menikmati kebebasan yg benar. Itulah sebabnya Tuhan Yesus Kristus mengaruniakan dirinya dengan mati di atas kayu salib, Di atas kayu salib itu Tuhan Yesus Kristus menyatakan kasih-Nya yang membebaskan. Didalam Kasih Nya itu, Tuhan merencanakan kasihNya tersebut menjadi fondasi segala bentuk hubungan-hubungan antar manusia. Didalam kasih-Nya itu Yesus Kristus memberikan kuasa untuk menikmati kebebasan dan kemenangan terhadap setiap motive yang menyimpang. Karena itu, biarkanlah Tuhan Yesus Kristus dengan kuasaNya membawa hidupmu masuk dalam rencana-Nya. Sebagai tanda syukur, mari kita aplikasikan kasih sayang itu dengan benar dan murni. Pulihkan hubunganmu dengan orang-orang yang kamu kasihi. Bangun eros, fhilia dan storge diatas Agape, dan nikmatilah kebahagian bersama cinta dan kebebasan,  Happy Valentine Day, God bless all. Amin

ANAKKU

Semua orang tua sayang sama anaknya. Kalau anak sakit, orang tua gelisah, kalau anak kehilangan gairah makan, orang tua jadi bingung. Setiap orang tua menghendaki anaknya berprestasi dan melakukan kebajikan.
Mengapa demikian? Karena anak adalah keturunannya, gambar mereka sebagai orang tua. Banyak orang memahami hal itu setelah mereka menjadi orang tua. Mereka ingin mengabdi memperbaiki sikap dan perilaku, tetapi sayang orang tua mereka sudah tidak ada lagi, Terlambat !!. Ada dua hal yang mereka lakukan setelah kerinduan yang baik tersebut terlambat, yaitu: Membangun atau memperbaiki makam orang tuanya. Yang kedua, menjaga nama baik dan kehormatan orang melalui cara hidup yang baik.
TUHAN yang esa dan Mahakudus itu berkenan dipanggil ‘Bapa’ kita, Bapa yang sangat dekat dengan anak-anakNya. Raja Daud berkata: “Seperti bapa sayang kepada anak-anaknya, demikianlah Tuhan sayang kepada orang-orang yang takut akan Dia.”(Maz 103:13). Tuhan pun sangat menghendaki setiap umat-Nya berprestasi gilang gemilang, sebab itu Dia memberikan kasih dan kuasa-Nya.
Tuhan yang sayang kepada manusia itu, sangat merindukan orang yang disayangiNya itu saling menyayangi, saling menolong dan dapat saling melupakan kesalahan. Oleh sebab itu mari kita responi kasih Allah dengan mengambil keputusan untuk lebih meningkatkan citra kita sebagai anggota tubuh Kristus.

Senin, 15 Februari 2016

HARUM DAN IDAMAN

Bunga bakung, bunga idaman, menawan mata dan menarik hati banyak insan. Banyak di padang, indah dipandang, terpatri abadi di tiap tiang Memori kemenangan.
Bunga bakung itu melambangkan manusia yang direncanakan untuk kemulian nama Tuhan. Bunga tersebut menjadi visi Tuhan untuk seluruh umat manusia. Ia juga melambang manusia yang ‘hari ini’ gagah dan bersemangat tetapi besok sudah tidak ada. Tuhan mendandani bunga bakung sedemikian indah melebihi kemilaunya dandanan yang diciptakan dan yang dimiliki oleh manusia. Oleh sebab itu melalui ‘bunga bakung’ kita akan melihat dampak kehadiran Tuhan yang luar biasa di setiap hidup manusia yang berserah kepadaNya, yaitu:
Pertama. Setiap orang yang percaya akan dimampukan untuk menjadi saksi yang besar di setiap lingkungan masing-masing. Bagai bunga bakung yang berbunga, manusia itu dituntut untuk memancarkan keindahan dan keharuman. Aktif dinamis, tidak pasif. Berusaha menjadi solusi bukan pembuat kontroversi. Rindu menjadi historys maker, bukan trouble maker. Dia menjadi berkat besar. Pribadi bunga bakung adalah seorang pribadi yang dirindukan. Kalau dia tidak ada rasanya tidak rame, sepi !!
Kedua. Tuhan merancang setiap orang percaya selalu kuat tidak tergoyahkan. Tantangan memang ada, tetapi bukan merupakan hambatan. melainkan memacu diri berpikir kreatif dan bertindak taktis. Tidak mudah kecewa dan tidak mengecewakan orang lain. Tidak mudah mundur dari medan laga dan tidak membuat orang lain mundur dari medan laga. Dialah type pejuang sejati serta teladan pemenang sejati. Demikianlah manusia bunga bakung.

DESTINASI AKHIR

Sorga adalah ciptaan Tuhan. Sorga dicipta sebagai tempat kediaman orang yang berpihak kepada Tuhan dan yang mengakui-DIA sebagai satu-satunya ukuran kebenaran. Oleh karena
Sorga itu indah, orang yang layak ke sana hanyalah orang yang berhati indah. Sesungguhnya Indahnya Sorga itu tidak terukur. Istana negara mampu membuat kita kagum bukan kepalang. Estetikanya membuat kita merasa melayang-layang. Arsitekturnya membuat kita berkhayal untuk membuat istana tandingan. Asrinya taman di kiri-kanan membuatnya menjadi impian. Lampu Kristal nya terang benderang namun tidak membuat orang kepanasan. Suasanya nyaman membuat kita terasa di khayangan. Namun indahnya Istana Negara tak ada apa-apanya dibanding kemegahan Rumah Tuhan. Megahnya sorga itu tak ada tandingannya. Perabotannya berkilau sepanjang zaman. Lantainya terbuat dari mutu manikam. Emas tua dunia, tak sebanding dengan murninya emas sorga. Bahkan jumlahnya pun tak ada timbangan yang mampu menghitungnya. Di Sorga musim tak ada, kegelapan pun tidak ada. Sorga itu dipenuhi kemuliaaan Allah serta dipenuhi pujian penyembahan orang percaya yang bermahkota. Itu sebabnya orang yang berhak masuk ke sorga hanyalah orang yang memiliki kualifikasi tersendiri.

Minggu, 14 Februari 2016

CINTA YANG INDAH

Kalau Tuhan sudah tinggal dalam diri manusia, maka setan akan ngacir dan gentayangan menanti kesempatan (1 Pet 5:6-7). Dan kalau Tuhan sudah menjadi penguasa di dalam diri kita, kita menikmati hidup yang dilegakan. Hidup menjadi indah, kemenangan dan sukacita akan menlingkupi kita. Saat masaah datang, kita tetap tenang. Kita akan dikenal sebagai seorang pembuat kebaikan.
Tuhan merencanakan yang indah bagi manusia. Tuhan rindu  kita menikmati kebebasan yg benar. Oleh sebab itu Tuhan Yesus Kristus menghancurkan kuasa setan di atas kayu salib, dan memberikan otoritas kepada manusia supaya sanggup berkemenangan terhadap setan dan cara hidup yang ditawarkannya. Tujuan Tuhan Yesus Kristus menebus kita ialah supaya kita sungguh-sungguh berkemenangan. Karena itu, biarkanlah Tuhan Yesus Kristus dengan kuasaNya membawa hidupmu masuk dalam rencana-Nya.