1 Tesalonika 5:23-26
Ia yang memanggil kamu adalah setia, Ia jika akan menggenapinya (24)
Setiap orang Kristen adalah gereja. Yang dipanggil dari dunia kemudian diperlengkapi dengan Roh kudus, Roh Allah itu sendiri. Oleh sebab itu kita sebagai Gereja kita Harus Bertumbuh! Bertumbuh berarti bergerak, dinamis dan berdampak. Gereja yg tidak bertumbuh adalah gereja yg mati. Pertumbuhan gereja harus dilihat dari dua sisi yg tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Pertumbuhan keluar, yakni bertambahnya jumlah anggota, lingkungan pelayanan semakin luas. Pelayananpun semakin beragam dgn karunia yang semakin komplit dan soliditas di intern jemaat pun semakin heran. Pertumbuhan kedalam. Pemantaban, pembinaan, penataan pelayanan berkesinambungan yg mengakibatkan jemaat itu semakin solid dan kokoh.
Bagaimana caranya agar pertumbuhan yang demikian bisa terjadi? Rasul Paulus melalui suratnya kepada jemaat di Tesalonika ini mengajarkan beberapa hal, yang perlu jemaat lakukan setiap waktu, yaitu Jemaat harus senantiasa mengikut Tuhan dengan setia (1 Tes 1:6). Latar belakang sosial dan pendidikan anggota jemaat yang tinggi serta harta benda yg melimpah harus menjadi pendorong orang datang mengikut Yesus. (Kis 17:4)
Dengan demikian setiap orang ikut meninggalkan kebiasaan yang menyimpang dan cara mencari nafkah yang jahat (1 Tes 4:3,11) dan rindu menerima setiap anggota sebagai seorang saudara (1 Tes 5:26). Kehidupan kota metropolis yang individualistis, mereka singkirkan demi tercapainya persekutuan yg harmonis dan penuh kasih sesuai dengan kehendak Allah (1 Tes 5:25-27).
Gereja yang bertumbuh adalah kerinduan setiap orang yang percaya, tetapi jalan untuk mencapainya sering kali salah. Tidak sedikit pelayan Tuhan justeru memakai metode bertumbuh yang diluar ketetapan Tuhan. Dari pada mengandalkan Rohkudus mereka memakai metode duniawi, yang berakibat mudah kecewa dan mudah jatuh kepada pencobaan. Tetapi, kepada setiap orang yang mau masuk dalam rencana dan cara Allah dan yang membiarkan kuasa Rohkudus terus menyala, kepadanya kuasa-Nya akan terus diimpartasikan sehingga mampu terus merefroduksi buah rohkudus.
Sejak dahulu Pencurahan Rohkudus itu membawa dampak yang luar biasa untuk gerejanya. Sebab itu setiap gereja baik gereja sebagai individu maupun gereja sebagai institusi sangat memerlukan Rohkudus. Rohkudus itu ibarat nafas bagi manusia. Gereja akan mati tanpa Rohkudus!!. Biarkanlah Rohkudus dengan api kuasanya itu terus berkobar didalam hidup kita masing-masing, Amin. (Doaku menyertai setiap saudara, Pdt Haposan Hutapea, STh, MA)
Sejak dahulu Pencurahan Rohkudus itu membawa dampak yang luar biasa untuk gerejanya. Sebab itu setiap gereja baik gereja sebagai individu maupun gereja sebagai institusi sangat memerlukan Rohkudus. Rohkudus itu ibarat nafas bagi manusia. Gereja akan mati tanpa Rohkudus!!. Biarkanlah Rohkudus dengan api kuasanya itu terus berkobar didalam hidup kita masing-masing, Amin. (Doaku menyertai setiap saudara, Pdt Haposan Hutapea, STh, MA)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar